Diposting pada 26 Januari 2026 oleh Tim DreamGroup Kategori: Motivasi & Behind the Scene

Di dunia esports yang penuh kilau seperti Mobile Legends Bang Bang (MLBB), banyak orang hanya melihat highlight kill streak, reverse sweep epik, atau trofi juara. Tapi di balik semua itu, ada satu hal yang selalu jadi pondasi utama: kerja keras. Bagi DreamGroup (DGT) — tim kecil dari Jakarta yang sedang berjuang naik ke level MPL Indonesia — kerja keras bukan sekadar slogan, melainkan DNA tim kami.

Kenapa kerja keras begitu krusial buat DGT? Ini alasannya, lengkap dengan cerita real dari gaming house kami.

1. Talent Saja Tidak Cukup di Meta yang Selalu Berubah

MLBB berubah setiap patch. Hero yang OP bulan lalu bisa jadi lemah sekarang. Roster berbakat pun bisa kalah kalau tidak adaptasi cepat.

Di DGT, kami latihan 12–14 jam sehari, 6–7 hari seminggu.

  • Pagi: Review VOD lawan + analisis meta baru
  • Siang: Scrim intens vs tim MDL atau semi-pro
  • Malam: Individual drill (macro, micro, hero pool) + mental coaching

Tanpa grind seperti ini, kami tidak akan punya winrate scrim 68% melawan tim lebih berpengalaman. Kerja keras membuat kami selalu selangkah di depan.

thesportsexaminer.com

The Sports Examiner Blog – Page 23 of 111 – The Sports Examiner

(Gambar: Tim DGT lagi fokus grind di gaming house — mata tertuju layar, tangan nggak berhenti gerak. Ini rutinitas harian kami.)

2. Chemistry & Mental Kuat Dibangun Lewat Latihan Keras

Tim kecil seperti DGT tidak punya budget besar untuk bootcamp mewah atau coach internasional. Yang kami punya: kepercayaan satu sama lain.

Kerja keras bersama membangun chemistry. Saat kami kalah 0-10k gold di scrim, tidak ada yang saling tuding. Kami bangkit karena sudah terbiasa push limit bersama. Coach Brian sering bilang:

“Talent membawa kamu ke scrim, tapi kerja keras yang bawa kamu ke MPL.”

Dan mental baja itu lahir dari ratusan jam latihan, bukan dari satu momen ajaib.

3. Comeback Epik Tidak Datang dari Keberuntungan

Ingat momen viral kami di Jakarta MLBB Cup 2025? Reverse sweep dari deficit besar vs tim lokal kuat. Itu bukan luck — itu hasil latihan objective control, late game decision, dan late game execution yang kami ulang-ulang setiap hari.

Kerja keras mengubah “mungkin” jadi “pasti”. Dari yang dulu sering tilt, sekarang kami punya mindset: “Selama nexus masih berdiri, game belum selesai.”

4. Dari Tim Kecil ke Mimpi Besar: Hanya Kerja Keras yang Bisa Menjembatani

Kami mulai dari warnet Jaksel, budget minim, tanpa sponsor besar. Tapi kami punya mimpi: lolos MPL ID S14, wakili Indo di IESF, bahkan mimpi jauh ke M8 World Championship.

Jarak antara “tim kecil” dan “tim besar” bukan soal uang atau koneksi — tapi seberapa keras kami mau bekerja hari ini. Setiap scrim, setiap review VOD, setiap latihan gym untuk stamina, adalah batu bata menuju mimpi itu.

(Gambar: Tim DGT lagi latihan intens — ini bukti bahwa sukses dibangun dari keringat, bukan dari sorotan lampu panggung saja.)

Pesan dari Kami untuk Semua Gamers & Fans DGT

Kerja keras bukan jaminan sukses instan, tapi satu-satunya jalan yang bisa dikontrol. Kami di DGT masih underdog, masih banyak kekurangan, tapi kami janji: kami tidak akan berhenti grind.

Buat kalian yang lagi ranked Mythic, push MPL dream, atau sekadar support tim kecil seperti kami — ingat: Dream big, tapi grind harder.

Terima kasih sudah dukung DGT. Kalian adalah energi kami. Mari kita buktikan bersama bahwa kerja keras bisa mengubah mimpi jadi kenyataan. 💜

#DGTRiseUp #KerjaKerasDGT #DreamBigGroupStrong

Apa cerita kerja keras kalian di MLBB? Share di komentar yuk! 🔥

(Artikel ini ditulis berdasarkan pengalaman real tim DreamGroup. Foto & cerita diambil dari gaming house kami di Jakarta.)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *